Special Text From Icha

Pagi itu aku bangun dan langsung mencari di mana hapeku. Trus aku lihat ada notifikasi new message. Ternyata pesan itu datang dari icha, temen lamaku.

Messege from: Icha

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selaku mekar, mentari selalu bersinar. Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa. Jangan pernah menyerah, hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan perjalanan, nikmatilah. Jangan jadi sahabat yang berjalan seperti gunting, meski lurus tapi memisahkan apa yang telah menyatu. Tapi jadilah sahabat yang seperti jarum, walau menusuk dan menyakitkan, tapi menyatukan apa yang telah terpisahkan. Itulah sahabat sejati.
Langsung speechless bacanya. Yeah, walopun pacar selalu datang dan pergi tapi sahabat akan selalu ada di hati.

Me and DUFAN (2F Anggaran)

Gak ada tempat yang paling enak lagi selain kumpul di kelas bersama 2F Anggaran. Yup, kelas di mana anak2nya (katanya) pendiam pas kuliah. Sebenarnya yang bikin kelas ini jadi pendiam karena banyak yang tidur pas kuliah. Hehe.

A true friend is someone who sees the pain in your eyes while everyone else believes the smile on your face. -@Tyrese

Sekelas sama anak2 dufan emang seru. Makan bareng, gangguin temen yang lagi presentasi, lembur ngerjain tugas, kerjasama pas kuis, semuanya kita rasakan bersama-sama. Semoga persahabatan kita akan tetap bertahan di semester 3 dan 4 ya guys :)

Love What You Are Doing Now

Pekerjaan yang kita lakukan sekarang kadang enak kadang enggak. Atau bahkan lebih banyak enggaknya. Jadi apa sebenarnya yang ngebuat jadi gak enak? Itu semua karena diri kita sendiri. Yes, it’s true.

Mindset kitalah yang ngebuat sesuatu jadi gak seenak aslinya. Sebenarnya yang terpenting adalah kita mencoba dulu dan berusaha mencintai pekerjaan yang kita lakukan sekarang. Anyway, ini semua memang tentang cinta. Kalo udah cinta pekerjaan, hidup terasa lebih bahagia. Kuliah di stan sebenarnya bukan angan2ku. Tapi aku pikir2 lagi, ternyata banyak orang yang mau masuk sini dan penting juga pekerjaanku kelak. Dari situ aku mulai bersyukur dan berusaha mencintai apa yang aku lakukan saat ini.

“Anyway, ini semua memang tentang cinta. Kalo udah cinta pekerjaan, hidup terasa lebih bahagia.”

Dan aku pikir gak ada pekerjaan di dunia ini yang gak penting. Semuanya penting dan berharga, entah itu pelayan, kasir, tukang parkir, atau ibu rumah tangga sekalipun. Jadi mulailah hargai dan cintai apa yang kita lakukan saat ini.

Luthu Na...

Bukan Firman Idol, bukan juga Firman Utina. Tapi Firman Wijaya. Keponakanku yang masih berumur 1 tahun yang lucunya gak ketolongan. Firman begitu ia disapa emang bener2 gemesin. Karena emang masih kecil kali ya, kalo udah gede mungkin udah gak lucu lagi *berharaptidak*

Firman itu belum bisa manggil orang dengan embel2nya. Kalo di Jawa kan kita pake embel2 mbak, mas, om, tante, untuk manggil orang lain yang lebih tua. Nah firman gak bisa nyebutin itu. Manggil aku aja yang harusnya Om Riski, jadinya ‘Ris’ aja ato ‘Om’ aja. Gak bisa digabung. Lucu lagi kalo dia mau nyebutin om-om nya bakal dilihat dulu ciri-ciri fisiknya. Sepupuku, Bagus, yang Om-nya si Firman dipanggil sama sebutan ‘mas’ hanya karena Bagus masih 10 tahun.

Tau juga kan kalo anak kecil masih suka ngompol. Firman ini beda, dia selalu pipis setiap bangun tidur. Jadi abis dia bangun langsung aja deh keluarin air kencingnya biar gak kena bocorannya. Tapi kadang2 juga masih suka ngompol waktu digendong orang. Pipis kok nyari2 sasaran ya :)

Tapi kadang2 juga masih suka ngompol waktu digendong orang. Pipis kok nyari2 sasaran ya :)

Trus pernah juga malem2 sekitar jam 9-an dia belum tidur. Mungkin karena siangnya udah tidur jadi malamnya gak ngantuk lagi. Nah waktu itu dia mau ngajak main, padahal aku sama Bagus udah ngantuk berat. Ya udah, aku biarin aja. Eh dia malah datang sama bawa makanan ikan. Jadi ceritanya dia pingin mainan di kolam ikan sama ngasih makan. Akhirnya aku bilang aja kalo ikannya udah bobok sambil merem2in mata, hehe XD Mana ada ikan yang bisa merem.

Mainan kesukaan firman. Kuda2an yang bisa bersuara kalo dinaiki.

Life is A Circle

Ada salah satu film almarhum Benyamin yang menurutku lucu tapi lucunya itu bisa kita petik pelajaran. Aku harap kalian tahu siapa itu Benyamin? Jadi gini, judul film itu Pitung. Dalam satu adegan, Si Pitung masuk kamar yang udah ada seorang cewek nunggu di dalamnya. Si Pitung ngomong “Sudah siap kamu?” Lalu buru2 si cewek teriak kencang “AAAAAAaaaaaaaa!!!” alhasil Pitung kaget bukan main. Ngomonglah dia, “DIIIAAAAM!! Nanti juga enak…”

Jangan berpikir ngeres dulu ya. Yang ingin aku tekanin dalam adegan ini adalah adegan ini ngajarin kita arti hidup. Hidup itu ntar juga bakal enak. Kenapa aku bisa bilang begitu? Excellent guys, hidup itu seperti lingkaran yang berputar. Adakalanya kita di atas tapi juga pernah di bawah.

“Hidup itu seperti lingkaran yang berputar. Adakalanya kita di bawah tapi juga pernah di atas.”

Sebenarnya kita bisa pertahanin posisi kita di atas. Yah walopun hidup ini berputar, kita bisa melakukannya. Yaitu dengan tetap berusaha dan jangan berhenti. Mau tetap kaya misalnya, terus kerja keras, ato pingin tetap pintar, belajar terus dengan maksimal.

Yang dihindari adalah berada terlalu lama di posisi bawah. Semua bakal setuju, itu karena kita malas. Entah itu malas bekerja, malas belajar, malas berusaha, ato yang lainnya. Pokoknya yang bisa dilakukan cuma bermimpi gak jelas tanpa melakukan satu pun tindakan.

“Yang dihindari adalah berada terlalu lama di posisi bawah. Semua bakal setuju, itu karena kita malas.”

Nah, seperti skenario Benyamin di filmnya, dia bilang “nanti juga enak”. Jadi gak menutup kemungkinan nih bagi yang sebelumnya di posisi bawah bisa naik ke atas. Caranya yaitu berhenti bermimpi-mimpi yang gak jelas itu dengan melakukan sebuah tindakan nyata dan yang terpenting lakukan secara maksimal. Banyak pengusaha sukses yang berasal dari bawah. Ada istilah from zero to hero juga kan. Jadi gak bohong apa yang dibilang Benyamin, nanti juga bakal enak :)